Update : Selasa, 24 November 2015, 02:00:17     Dilihat : 1576 kali
Placeholder

Pertemuan Masyarakat  Perlindungan Tumbuhan dan Hewan Indonesia yang diselenggarakan di Islamic Centre Ambon, 2 – 3 September 2015.  Hadir pada kesempatan tersebut, Dirjen Tanaman Pangan (Hasil Sembiring), Gubernur Maluku (Said Assegaf) Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku (Diana Padang) beserta Ketua MPTHI (Sutarto Alimoeso).
 
Dirjen Tanaman pangan dalam sambutannya mengatakan, “ peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai dapat  tercapai berkat teman-teman perlindungan di lapangan.” Ujarnya.
Dirjen  mengatakan bahwa puso akibat banjir, OPT dan kekeringan sampai saat ini sekitar 168 ribu di seluruh Indonesia.
 
Beliau menambahkan, “kedepan tantangan ini semakin berat seiring dengan kebutuhan pangan yang semakin besar apalagi dengan adanya perubahan iklim, oleh karena itu kami berpesan mari kita manfaatkan pertemuan ini dengan sebaik-baiknya agar produksi pangan dan produksi pertanian meningkat”, tambahnya (JDN)


Pencarian :
AGENDA
  • TEsting aja
    22-11-2015 - 24-11-2015

    Testing aja yaaaa

  • Agenda 3
    10-10-2015 - 15-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Agenda 2
    03-10-2015 - 04-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam



PENGUMUMAN
  • Pengumuman 10
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 9
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam

  • Pengumuman 8
    11-10-2015

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam